2. Beri IP pada masing-masing PC caranya double klik PC -> Desktop -> IP Configuration. Seperti pada gambar berikut ini :
a. Konfigurasi PC 1
b. Konfigurasi PC 2
3. Jika sudah selesai mari kita ping secara
realtime terlebih dahulu, untuk mengetahui apakah PC 1 dan PC 2 sudah terhubung atau belum. Caranya double
klik PC 1 -> Desktop -> Command Prompt. Lalu ketik ping 192.168.7.3 (IP
Address PC 2) jika balasannya Reply from 192.168.7.3: bytes=32 time=1ms TTL=128
maka sudah terkoneksi. seperti gambar berikut ini :

4. Sekarang kita coba melakukan ping secara simulation untuk melihat ARP dan ICMP. Caranya tetap sama seperti yang kita lakukan di atas hanya saja kita hanya perlu meng-klik simulation. Tapi sebelumnya kita tuliskan perintah arp-d dan arp –a terlebih dahulu, jika sudah maka kita ping lagi. Seperti gambar berikut ini :
5. Kemudian klik ICMP pada PC 1 -> klik Outbound PDU Detail, jika sudah di klik maka akan muncul gambar seperti berikut ini. Sekarang perhatikan alamat DEST MAC, kira-kira alamat DEST MAC menuju kemana? PC 1, Server, Switch, Router atau PC 2?
6.Nah pada gambar berikut ini kita sudah tahu bahwa DES MAC diatas adalah milik IP 192.168.7.3 yang mana merupakan IP PC 2
.
Note: Untuk mengetahui alamat DES MAC yang ada pada PC 1 maka kita hanya perlu mengarahkan kursor ke PC, Switch, Router atau Server.
7. Jika semuanya sudah selesai kita lakukan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan konfigurasi IP pada Server dan Router. Kita mulai dengan Server terlebih dahulu, caranya sama seperti konfigurasi pada PC kemudian isikan sesuai pada gambar berikut ini :
Berikutnya adalah konfigurasi Router, caranya double klik router -> CLI. Maka akan muncul pertanyaan dan jawab/tulis no. setelah itu tulis seperti pada gambar berikut ini :
8.Jika tahapan dari no 1-7 sudah benar. Maka Kita akan melakukan tes dengan menggunakan web browser dari PC 1 ke Server, namun terlebih dahulu double klik Server kemudian klik Software/Services. Lalu klik Activate seperti pada gambar berikut.
Selanjutnya klik Config -> HTTP -> kemudian ganti tulisan Cisco Packet Tracer dengan nama kita sendiri seperti pada gambar berikut ini
9. Langkah terakhir adalah double klik PC 1 -> Desktop -> Web Browser. Pada kolom URL masukkan IP Server (192.168.1.2) jika sudah klik tombol GO atau bisa dengan menekan enter. Maka hasilnya adalah seperti pada gambar berikut ini:
Note :
- arp -d untuk menghapus arp
- arp -a untuk melihat apakah ada arp
- Router> (User Exec Mode)
- Router# (priviledge exec mode)
- Router(config)# (mode global terminal)
- Router#show ip interface brief (melihat interface yang sudah di konfigurasi)
- Router#show ip interface fa0/0 (untuk melihat settingan fast Ethernet 0/0 secara detail)
- Router#show running-config (untuk melihat konfigurasi router secara keseluruhan hanya konfigurasi yang sedang running )
- Router#copy running-config startup-config (untuk menyimpan settingan router yang telah di buat )
Sekian Tutorial kali ini, In syaa allah saya akan share lagi minggu depan. Terima kasih dan salam semangat :D
Klik Download untuk download File Tutorial Cisco Menggunakan Paket Tracer
Download












No comments:
Post a Comment